Direktori Tanaman Obat & Pengobatan

Tomat – Lycopersicon esculentum Mill

Tomat - Lycopersicon esculentum Mill(Fn qie)
0

Tomat masuk dalam familia Solanaceae

Sinonim : L.lycopersium (L.) Karsten, Solanum lycopersicum L.

Nama daerah : Sumatera : Terong kaluwat, reteng, cung asam. Jawa : Kemir, lunca komir, ranti bali, r. gendel, r. kenong, rante, r. raja, terong sabrang, tomat. Sulawesi : kamantes, samate, samatet, temantes, antes, tamato, tamati, tomate.

Nama asing : Tomaat, pomme d’amour, tomate, love apple, tomato.

Uraian tanaman : Terna setahun, tumbuh tegak atau bersandar pada tanaman lain, tinggi 0,5-2,5 m, sering bercabang banyak, berambut dan berbau kuat. Batang bulat, menebal pada buku-buku, teraba kasar dan rapuh. Daun majemuk menyirip berselang-seling, panjang 10-40 cm, berbentuk bundar telur sampai memanjang, ujung runcing, pangkal membulat, helaian daun yang besar tepinya berlekuk, helaian yang lebih kecil tepinya bergerigi. Bunga bertangkai, mahkota berbentuk bintang, warnanya kuning berkumpul dalam rangkaian berupa tandan. Buahnya buah buni, berdaging, kulitnya tipis licin mengkilap, beragam dalam bentuk maupun ukuran, warnanya merah atau kuning. Bijinya banyak, pipih, warnanya kuning coklat.

Tomat berasal dari Amerika tropis, ditanam sebagai tanaman buah di ladang, halaman atau sering ditemukan liar, dari 1-1600 mdpl. Tanaman ini tidak tahan hujan dan sinar matahari terik, serta menghendaki tanah yang gembur dan subur. Banyak kegunaan tomat, mulai dari juice tomat, sauce tomat, dimasak, dimakan dengan es, membuat sambal goreng atau dibuat acar tomat. Pucuk atau daun muda bisa disayur.

Sifat kimia dan efek farmakologis : Manis, masam, sejuk. Menghilangkan haus, antiseptik usus, merangsang pengeluaran enzym lambung, memperlancar aliran empedu, pencahar ringan.

Kandungan kimia Tanaman Tomat : 

  • Buah : Malic acid, citric acid, adenine, trigonelline, choline, tomatinr, Ca, P, Fe, carotene, vit B1, B2, C.
  • Daun : Pectin, arbutin, amygalin, alkaloid.

Bagian yang dipakai untuk pengobatan herbal : Buah, daun.

Kegunaan Dalam Pengobatan Tradisional:

  1. Kulit muka terbakar sinar matahari, jerawat.
  2. Wasir.
  3. Ganggguan pencernaan, kurang napsu makan.
  4. Susah BAB, diare, disentri
  5. Radang usus buntu.
  6. Demam.
  7. Bronchitis, sesak napas (asma).
  8. Dermatitis (radng kulit), infeksi jamur.

Pemakaian : 

  • Untuk makan : dimakan segar  atau digodok dengan air secukupnya, tambahkan gula pasir lalu dilumatkan, saring. Setelah dingin diminum.
  • Pemakaian luar : dilumatkan, bubuhkan ke tempat yang sakit.

Cara pemakaian : 

  • Kulit terbesar sinar matahari : daun muda setelah dicuci bersih, diremas, balurkan ke kulit yang terbakar.
  • Wasir kering : Beberapa buah tomat yang sudah masak digodok selama kira-kira 10 menit dalam minyak kelapa. Rebusan ini disaring dengan sepotong kain dan dioleskan pada wasirnya.
  • Radang usus buntu, sakit kuning : minum juice jahe tomat.
  • Jerawat : 1 buah tomat yang telah masak dipotong-potong, dipakai untuk menggosok muka yang berjerawat. 2-3 kali sehari.
  • Demam : 3 buah tomat masak dicuci dan dipotong-potong, diremas dengan 1/2 cangkir air masak dan 1 sendok makan madu murni. Peras dan saring, lalu minum. 3 kali sehari.

Catatan : 

  1. Rasa masam buah tomat berasal dari malic acid dan citric acid.
  2. Pada tikus, sari juice pada tomat menurunkan serum kolesterol dan jumlah kolesterol dalam organ hati.
  3. Pada kucing, sirup tomat dapat menurunkan tekanan darah dan menstimulir otot polos.
  4. Tomatine pada binatang percobaan berkhasiat anti radang.

 

Leave a Reply