Direktori Tanaman Obat & Pengobatan

Stepanot Jingga | Pyrostegia venusta (Ker) Miers

0

Stepanot jingga termasuk dalam Familia Bignoniaceae.

Sinonim : P. ignea Prels, P. venusta Baill., Bignonia venusta Ker.

Nama asing : Fire-craker vine, oranye stephanot, oranjebloemige stephanotis.

Uraian tanaman : Tanaman ini merupakan tumbuhan memanjat, sedikit berkayu dengan panjang 2 – 8 m, dan biasa ditanam di halaman dengan cara dirambatkan pada pergola atau pagar halaman. Stepanot jingga berasal dari Brazil dan tanaman hias yang menyukai cahaya matahari langsung serta dapat ditemukan berbunga banyak apabila ditanam terutama di atas 400 m di atas permukaan air laut.

Daunnya berupa daun majemuk menjari dengan 2 – 3 helai anak daun yang berbentuk bulat telur sampai lanset, bertangkai, dan kaku dengan ujung meruncing dan tepi daun rata sedikit melengkung ke atas. Daunnya berwarna hijau tua dengan panjang 4 – 6,5 cm dan lebarnya 3 – 4 cm. Pada pertemuan tangkai anak daun keluar sulur yang digunakan sebagai alat untuk membelit sewaktu memanjat.

Bunganya berupa bunga majemuk, berwarna orange, dan berbentuk tabung. Tanaman ini dikembangbiakkan dengan stek atau cangkok batang.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis : Manis dan netral yang berfungsi menguatkan paru-paru dan menghilangkan batuk. Daunnya mempunyai sifat kimiawi pahit, sedikit astringen, dan netral yang berfungsi sebagai anti radang dan menyejukkan tenggorok.

Bagian yang dipakai : Bunga dan daun tanaman ini dapat digunakan untuk pengobatan. Setelah dipetik, bunga dan daun dicuci bersih lalu dijemur sampai kering untuk penyimpanan.

Kegunaan :

  1. Batuk, radang saluran napas (bronchitis)
  2. Sakit tenggorok

Pemakaian : Untuk minum : rebus 15 – 30 gr herba atau menggiling herba sampai menjadi bubuk dan setiap kali pemakaian 3 gr diminum dengan air hangat.

Leave a Reply