Direktori Tanaman Obat & Pengobatan

Sesuru | Euphorbia antiquorum L.

0

Sesuru termasuk dalam Familia Euphorbiaceae

Sinonim : Euphorbia neriifolia L.

Nama asing : Common milk hedge, fleshy spurge.

Nama simplisia : Antiquori folium (daun sesuru)

Uraian tanaman : Tanaman ini umumnya ditanam di pekarangan, taman-taman, atau tumbuh liar di ladang dan daerah pantai.

Sesuru merupakan perdu tegak yang tingginya 1-3 m, berdahan banyak, berdaging, dan mengandung getah berwarna putih susu. Tanaman ini menyerupai kaktus, cabang yang tua bentuknya bulat panjang atau bersegi 3-6. Cabangnya kecil dan mempunyai 3-5 sirip tebal yang bergelombang dan pada setiap cekungan tumbuh sepasang duri tajam.

Daunnya sedikit, bertangkai pendek, dan berdaging. Helaian daunnya berbentuk bulat telur sungsang yang panjangnya 8-12 cm dan lebarnya 3-4 cm. Bagian atas daun berwarna hijau tua, sedangkan bagian bawah berwarna agak muda. Daunnya tumbuh berseling di ujung dahan dan mudah lepas.

Bunganya kecil, berbentuk payug dan terdiri dari 3 kuntum yang keluar di cekungan sirip yang mempunyai diameter 1 cm serta berwarna kuning pucat.

Buahnya bundar dengan diameter 1 cm.

Sifat kimiawi : Pahit, dingin, dan beracun. Batang yang telah dihilangkan cairannya dengan pengolahan berkhasiat menghilangkan bengkak (antiswelling), anti radang (anti inflamasi), anti diare, dan peluruh kentut.

Kandungan kimia :
– Batang tanaman ini mengandung taraxerol, taraxerone, friedelan-3 alpha-ol, friedelan-3 betha-ol, epifriedelanol, sterol, progesterone, karbohidrat, asam amino, asam sitrat, asam malat, dan asam fumarat.
– Daunnya mengandung peroxidase, calsium oksalat, peptic substance, dan kanji.
– Getahnya mengandung euphorbol, euphol, dan cyeloartenol.

Bagian yang dipakai : Batang, daun, dan putik bunga sesuru dapat digunakan untuk pengobatan. Kulit dan duri dibuang lalu dipotong tipis-tipis kemudian digoreng sampai kuning.

Kegunaan :

  1. Diare akut
  2. Malaria, demam
  3. Membunuh serangga (insecticide)
  4. Radang anak telinga
  5. Sakit gigi
  6. Sesak napas (asmatis)
  7. Rematik
  8. Sembelit
  9. Gigitan ular

Pemakaian : 

– Untuk minum : Cuci bersih 3-6 gr batang lalu dibuang kulit dan durinya kemudian dipotong tipis-tipis dan digoreng dengan beras sampai berwarna coklat. Batang yang sudah kering ini lalu direbus dengan air dan diminum.
– Pemakaian luar : Cuci bersih batang segar lalu digiling sampai halus. Air perasannya digunakan untuk memoles bisul, radang kulit bernanah, dan kurap. Atau dengan cara mengeringkan batang kemudian digiling menjadi serbuk dan ditaburkan ke tempat yang sakit.

Cara pemakaian :

  1. Bisul, radang kulit bernanah : batang dipotong tipis lalu dihangatkan di atas api kecil kemudian letakkan di atas bisul atau radang kulit.
  2. Bisul, kurap : cabang segar dibuang kulitnya lalu ditumbuk halus dan diperas. Airnya dilumaskan pada bisul atau kurap dan sekelilingnya. Lakukan 2 x sehari.
  3. Radang anak telinga : cabang segar dibuang kulitnya lalu ditumbuk halus dan diperas. Airnya dipakai untuk meneteskan anak telinga yang sakit. Lakukan 4-6 kali, 2-3 tetes.
  4. Sakit gigi : melumaskan getah sesuru beberapa tetes dengan kapas pada gigi yang sakit atau berlubang. Lakukan 1-2 kali sehari. Hati-hati, jangan sampai kena gigi yang sehat.
  5. Sembelit : mencuci batang sesuru lalu digiling sampai halus dan diperas. Airnya diaduk dengan tepung tapioca secukupnya lalu dibuat pil sebesar kacang hijau. Keringkan dengan cara digongseng di atas tatakan genteng. Setiap kali makan 1 pil.

 

Catatan :

– Sesuru beracun, wanita hamil dilarang mengkonsumsi obat ini.

– Untuk diminum, terlebih dahulu sesuru dibuang kulit dan durinya lalu diiris tipis-tipis. Goring atau gongseng dengan beras, sampai warnanya menjadi coklat. Baru direbus dengan air dan diminum.

– Bila sesuru termakan sedikit tanpa digongseng terlebih dahulu, akan menyebabkan diare berat. Bila termakan banyak, akan mnyebabkan lepuh pada mulut, muntah, sakit kepala, gemetar dan koma.

– Pengobatan (antidiote) : putih telur, susu dan esusitasi.

– Getahnya bila mengenai kulit, pada sebagian orang dapat menyebabkan iritasi dan lepuh-lepuh. Bila mengenai mata, dapat menyebabkan buta. Segera cuci dengan air bersih yang mengalir.

Leave a Reply