Direktori Tanaman Obat & Pengobatan

Rumput Bambu – Lophatherum gracile Brongn

Rumput Bambu - Lophatherum gracile Brongn (Dan zhu ye)
0

Rumput Bambu masuk dalam familia Poaceae (Gramineae)

Sinonim : L. elatum Zoll.et Mar, L. japonicum multiflorum et dubium Steud, L. lehmanni Nees, Acroelutrum japonicum Steud, Alletheca Urvillei Steud, Centotheca affine Wall

Nama daerah : Sasagrass (nama asing)

Uraian tanaman : Terna menahun, tinggi 40-100 cm, tumbuh liar di tempat-tempat yang kering atau basah, seperti di bawah pohon besar, pinggir jalan yang teduh, di lereng-lereng bukit dan tempat-tempat lainnya dari 200-1500 mdpl. Mempunyai rimpang yang menyerupai kayu, akar serabut menyebar dengan penebalan-penebalan yang menyerupai umbi kecil-kecil berbentuk kerucut. Batang kecil, panjang dan naik ke atas warnanya kuning beralur memanjang, berongga. Daun berbentuk lanset atau lanset melebar yang tumbuh berseling, ujung runcing, tepi rata, pengkal menyempit menjadi tangkai yang memeluk batang, bertulang sejajar dengan tulang induk menonjol di permukaan bawah, kedua permukaan berambut putih, warnanya hijau. Panjang daun 5-20 cm, lebar 2-3,5 cm . Bunga majemuk berbentuk malai yang bertangkai panjang, keluar dari ujung batang, panjang 10-30 cm, dengan bulir-bulir kecil berbentuk jali, panjang 7-12 mm, lebar 1,5-2,5 mm.

Sigat kimiawi dan efek farmakologis :

  1. Btang dan daun : rasa manis, hambar, dingin. Membersihkan panas jantung, penurun panas (anti piretik), anti radang, peluruh air kemih (diuretik). Masuk meridian jatung dan ginjal.
  2. Akar : Manis, dingin. Membersihkan panas, peluruh air kemih, abortivum dan mempermudah persalinan (uterotonik).

Kandungan kimia : Akar, batang dan daun mengandung Triterpenoid dan streoid arundoin, cylindrin, friedelin, beta-sitosterol, stigmasterol, campesterol dan taraxerol. Juga megandung asam amino dan asam lemak.

Bagian yang dipakai : Batang dan daun muda, atau seluruh tanaman, sebelum berbunga. Dijemur untuk pemakaian kering.

Kegunaan : Demam, rasa haus, mimisan, sakit tenggorokan (phyaryngitis), sariawan (stomatitis), gusi bengkak, infeksi saluran kemih, air kemih sedikit dan berwarna kuning (oliguria), air kemih berdarah. Anti kanker : Ehrlich carcinoma, sarcoma-180 (pada percobaan binatang).

Pemakaian : untuk minum 10-15 gr, godok

Cara pemakaian :

  1. Air kemih berdarah (hematuria) : Daun rumput bambu dan akar alang-alang (Imperata cylindra) masing-masing 15 gr dicuci bersih laku dipotong-potong seperlunya, digodok dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu minum.
  2. Demam, gelisah, haus : 10-15 gr daun atau akar dicuci bersih, minum setelah dingin,
  3. Demam, haus, air kemih sedikit termasuk infeksi akut saluran kemih : 3-9 gr daun dan batang dicuci bersih lalu digodok dan diminum sebagai teh.
  4. Bisul pada kelopak mata (hordeolum) dan luka pada selaput bening mata (ulcus cornea) : Batang dan daun dicuci bersih, dibilas dengan air matang, ditumbuk halus lalu  diperas. Air perasannya dipakai sebagai obat tetes. (Sekedar diketahui, tidak dianjurkan  bila tersedia obat mata, karena tidak terjamin sterilitasnya).

Leave a Reply