Direktori Tanaman Obat & Pengobatan

Mahkota Dewa | Phaleria macrocarpa [Scheff.] Boerl

0

Mahkota dewa merupakan tanaman asli Indonesia yang akhir-akhir ini menjadi populer sebagai tanaman yang dapat mengobati berbagai macam penyakit. Mahkota dewa mengandung saponin, flavonoid, dan folivenol. Saponin sebagai fitonutrien, yang sering disebut deterjen alami, bersifat antibakteri, dan antivirus. Flavanoid berfungsi sebagai antiperadangan dan antikanker, sedangkan polifenol berfungsi sebagai antihistamin. Zat lain yang terdapat pada tanaman ini adalah tanin, sterol, dan terpen.

Penggunaan mahkota dewa sebagai ramuan obat
1. Kanker payudara, rahim
a. Kanker yang tidak terlalu parah
Untuk mengobatinya cukup dengan menggunakan satu sendok makan ramuan instan yang diseduh degan segelas air minum. Minumlah sehari dua kali pada pagi dan sore.

b. Kanker serius
Rebus teh racik mahkota dewa sebanyak satu sendok teh dalam tiga gelas air hingga air tersisa separuhnya. Kemudian tambahkan satu sendok teh kunyit putih instan. Ramuan ini diminum tiga kali sehari.

c. Kanker sangat serius
Dosis di atas (1.b) dibuat dua kali lipat. Pengobatan ini memerlukan waktu 3-6 bulan. Setelah pasien merasa sembuh, ramuan tetap dikonsumsi dengan takaran dikurangi.

2. Kencing manis
a. Belum parah
Sebanyak 3-5 potong teh racik mahkota dewa direbus dalam 3 gelas air bersama 3 lembar daun salam. Rebus hingg air tersisa setengahnya. Ramuan ini diminum tiga hari sampai seminggu sekali.

b. Kencing manis parah
Buatlah ramuan seperti di atas (2.a). Bedanya adalah Ramuan diminum tiga kali sehari

Selain khasiat di atas,penelitian terhadap daun dan buah mahkota dewa menunjukan efek sitostatik terhadap sel kanker rahim. Demikian pula denga efek hipoglikemik/ penurun gula darah yang didapat dari daunnya, efek hepatoprotektor, dan sfek antiradang dari daun dan buah, serta efek antibakteri pada stahylicoccus sp dan streptococcus sp.

Mahkota dewa juga efektif dalam menurunkan panas, mengurangi rasa sakit, anti hipertensi, diuretik, antiobesitas, antihiperkolesterolmia, antikejang, antioksidan, efek terhadap kardiovaskular, dan efek penenang.

Leave a Reply