Direktori Tanaman Obat & Pengobatan

Kikio – Platycodon grandiflorum (Jarq.) A. DC.

Kikio - Platycodon grandiflorum (Jarq.) A. DC. (Jie geng)
0

Kikio  masuk dalam familia Campanulaceae

Sinonim : P. chinensis, P. glaucum Nakal.

Nama asing : Ballon flower, broad bluebell, chinese bellflower, japanse bellflower.

Uraian tanaman : Terna menahun, berbatang, tegak, tunggal atau bercabang, tinggi 30-12- cm. Tanaman yang berasal dari Siberia – China dan Japan ini tumbuh dilereng bukit, semak-semak sampai 14000 m diatas permukaan laut. Seluruh tanaman ini mengandung getah seperti susu, dan mempunyai akar berdaging, bentuknya bulat panjang dan bercabang, warnanya kuning kecoklatan. Daun di tangkai bagaian atas duduk berseling, bentuknya lanset menyempit, sedang dibagian bawah kadang-kadang 3-4 daun tumbuhnya lonjong membulat sampai lanset. Panjang daun 3-6 cm, lebar 1-2,5 cm, ujung tepi bergerigi, warnanya hijau tua. Bunga tunggal atau berupa kuntum keluar di ujung batang, warnanya biru-ungu. Buahnya lonjong.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis : Pedas, pahit, sedikit hangat. Menyejukkan tenggorokan, peluruh dahak (expectorant), mengurangi pembengkakan dan merangsang pengeluaran nanah. Herba ini masuk meridian paru dan lambung.

Kandungan kimia : 

  1. Akar : Platycodin A, C, D, D2, polygalacin D, D2, alpha-spinasterol, alpha-spinasterol-betha-D-glucoside, stigmat-7-enol, betulin, inulin, platycodonin, platycogenic acids A, B, C dan vit A.
  2. Bunga : Delphinidin-3-dicaffeoylrutinoside-5-glucoside.

Bagian yang dipakai : Akar. Setelah dicuci, kulitnya dibuang, jemur untuk penyimpanan.

Kegunaan : 

  1. Flu, batuk berdahak, sakit tenggorokan.
  2. Radang paru (pneumonia), abses paru, radang selaput paru (Pleuritis).
  3. Radang saluran napas (bronchitis).
  4. Muntah darah disertai nanah, disentri.
  5. Bisul, abses.

Pemakaian : Untuk minum : 3-10 gr digodok atau dijadikan pil, bubuk.

Cara pemakaian : 

  1. Flu, batuk : 6 gr Platycodon grandiflorum, 6 gr Glycyrrhiza uralensis, 10 gr Prunus armeniaca, godok, minum.
  2. Sakit tenggorokan : 10 gr Platycodon grandiflorum , 6 gr Glycyrrhiza uralensis, 6 gr Belamcanda chinesis, godok, minum.
  3. Abses paru dengan dahak keruh : 10 gr Platycodon grandiflorum, 6 gr Glycyrrhiza uralensis, 15 gr Coix lachrma-jobi, 30 gr Houttuynia cordata, godok, minum.

Catatan :

  1. Zat platycodin berkhasiat sebagai peluruh dahak.
  2. Godokan herba ini menurunkan kadar gula darah pada kelinci.
  3. Sudah banyak dibuat obat paten berupa tablet, baik ramuan tunggal atau digabunh dengan tanaman obat lain.

 

Leave a Reply