Direktori Tanaman Obat & Pengobatan

Ketepeng Cina | Cassia alata L.

0

Ketepeng cina masuk dalam familia Caesalpiniaceae

Nama daerah : Sumatera : daun kupang, daun kurap, ketepeng, kupang-kupang, gelenggang, dan urakap. Jawa : ketepeng badak, ki manila, ketepeng kebo, ketepeng cina, dan acon-aconan. Malaku : Saya mara, tabankun, haya mara, dan kupang-kupang.

Uraian tanaman : Tumbuh liar, kadang juga ditanam sebagai tanaman hias atau tanaman obat, dapat tumbuh di dataran rendah sampai dengan pegunungan dengan ketinggian 1400 m dpl. Tanaman perdu tegak yang bisa mencapai tinggi 3 m ini menyukai tempat lembab dan termasuk suku johar-joharan, berasal dari Amerika tropik. Mempunyai percabangan banyak, daunnya besar-besar berupa daun majemuk menyirip genap, dan baunya agak langu. Anak daunnya kaku, berbentuk jorong sampai bundar telur sungsang berpasangan 5-12 baris, panjang anak daun 3-15 cm dengan lebar 2,5-9 cm. ujung daunnya tumpul dengan pangkal miring, tepiannya rata, panjang tangkai anak daun kurang lebih 2 cm. Bunga tersusun dalam tandan bertangkai panjang, tegak, letaknya di ujung-ujung cabang, dan mahkotanya berwarna kuning terang. Buah berupa polong yang gepeng berwarna hitam, bersayap di kedua sisinya dengan panjang 10-20 cm dan lebar 12-15 mm, pecah bila sudah masak dan berisi 50-70 biji.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis : Pedas, hangat, insectidal menghilangkan gatal-gatal, pencahar, obat cacing, obat kelainan kulit yang disebabkan oleh parasit kulit.

Kandungan kimia : Rein aloe-emodina, rein aloe-emodina-diantron, rein, aloe emodina, asam krisofanat, (dihidroksimetilanthraquinone), dan tannin.

Bagian yang dipakai : Daun.

Kegunaan : 

  1. Dermatitis kontak, kudis (scabies), kurap/jamur kulit, eczema.
  2. Sembelit, keremian (cacingan).
  3. Sariawan.

Pemakaian : Secukupnya direbus, minum atau dilumatkan, untuk pemakaian luar.

Cara pemakaian : 

  1. Panu dan kurap
    1 genggam daun ketepeng cina segar ditambah sedikit tawas atau 1 sendok makan kapur sirih, lumatkan hingga menjadi bubur lalu gosokkan kuat-kuat pada tempat yang sakit, lakukan 2 kali sehari
  2. Sembelit (susah buang air besar)
    7 lembar daun muda ketepeng cina segar, ditambah 2 gelas air, didihkan hingga tersisa 1 gelas, minum sekaligus.
  3. Sariawan
    Cuci bersih 4 lembar daun ketepeng cina segar, lalu kunyah dengan garam secukupnya (seperti mengunyah sirih) selama beberapa menit, kemudian telan airnya dan buang ampasnya.
  4. Cacing keremi pada anak-anak
    Rebus 7 lembar daun ketepeng ditambah asam secukupnya dan 2 sendok teh bubuk akar kelembak dengan 2 gelas air hingga menjadi 1 gelas, saring kemudian minum setelah hangat.

Leave a Reply