Direktori Tanaman Obat & Pengobatan

Kecubung – Datura metel L

Kecubung - Datura metel L untuk obat herbal
0

Kecubung masuk dalam familia solanaceae

Sinonim : Datura alba Nees, D. fastuosa L. D. fastuoas Linn. vaar. alba C. B.  Clarke

Nama daerah : Sumatra : toru mabo (Nias) kecubung, kecubu (Melayu), kecubeng(Minagkabau). Jawa : Kecubung (Sunda), kacubung (Jawa), kachobung (cobhung (Madura). Sulawesi : Kucubu (Manado), bulutuhe (Gorontalo), kacubong (Makasar), tampong-tampong (Bugis). Nusatenggara : kecubung (Bali), benbe (Bima), ndondoak (Roti), babotabek (Timor). Maluku : toruopale (Seram), kucubu (Halmahera), kucubu (Ternate), padura (Ternate).

Uraian tanaman: tersebar luas di Indonesia terutama didaerah beriklim kering, biasanya sebagai  tumbuhan liar ditempat terbuka pada tanah pasir yang tidak lembab, dari dataran rendah sampai 800 m di atas permukaan laut. Berupa perdu yang batangnya tebal, berkayu dan bercabang-cabang, tinggi 0,5-2 m. Daun bertangkai, letak berhadapan, bentuk bundar telur menajam, tepi berlekuk. Bunga berua bunga tunggal, berbentuk terompet, tumbuhnya tegak pada ujung-ujung tangkai. Buahnya berupa buah kotak yang berbentuk bulat berduri. Bijinya banya, kecil gepeng, warna kuning kecoklatan.

Bagaian yang dipakai : Bunga (pada umumnya), daun, buah, segar atau dikeringkan.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis : rasa pahit, pedas, hangat dn beracun (toxic), antiasthmatik, antirheumatic, bius (anesthetic), analgetik (menghilangkan rasa sakit).

Kandungan kimia : mengadung 0,3-0,43% alkaloid, lebih kurang 85% scopolsmine dan 15% hyoscyamine dan antropin, tergantung varietas, lokasi dan musim. Isolasi dari alkaloidnya, terdapat crytalline methyl compound yang mempunyai efek relaxant pada otot lurik (otot gerak).

Kegunaan : 

  1. Anesthesia (obat bius operasi).
  2. Asthmatis, chronic bronchitis, batuk.
  3. Psychosis (ganggan jiwa).
  4. Shock (tekanan darah menjadi rendah) akibat infeksi dan toksin (racun).
  5. Intractabel pain (nyeri hebat pada kanker stadium lanjut)
  6. Prolapsus ani (anus turun)
  7. Menghilangkan nyeri pada sakit gigi, rheumatic, nyeri akibat trauma (terpukul), bisul.
  8. Kejang atau epilepsi (ayan) yang disebabkan rasa takut.

Pemakaian : 0,3-0,6 gr direbus.

Cara pemakaian : 

  1. Asthmatis : bunga dikeringkan, dibuat sebagai rokok, dihisap asapnya.
  2. Menghilangkan nyeri, misalnya bisul, bunga dikeringkan, dijadikan tepung, ditempelkan.
  3. Rheumatic: sebagai obat kompres.
  4. Prolapsus ani : sebagai obat cuci.

Pemakaian terlalu banyak : Menimbulkan gejala gelisah, muka & kulit menjadi merah, pusing, rasa haus, mulut kebas, mual, muntah, buang air besar dan kecil tidak terkontrol, denyut jantung menjadi cepat, jalan terasa melayang, pupil melebar.

Averse effect : Mual, muntah, sesak nafas akibat spasme larynx (kejang saluran napas).

Perhatian : Kondis badan lemah dilarang pakai

 

Leave a Reply