Direktori Tanaman Obat & Pengobatan

Kaktus Pakis Giwang | Euphorbia milii Ch.des Moulins

0

Kaktus pakis giwang masuk dalam familia Euphorbiaceae

Sinonim : E. splendens Bojer.

Uraian tanaman : Pada umumnya tanaman ini ditanam sebagai tanaman hias di taman. Tumbuh tegak dengan tinggi mencapai 1 m dan mengandung getah. Batangnya berwarna coklat dan berduri kasar. Daunnya tunggal berwarna hijau, berbentuk bundar telur dengan ujung lebih bulat dari pangkal, dan tepian daunnya rata. Bunganya bertangkai, ada yang tunggal dan ada yang majemuk (khas disebut siatium), warnanya bermacam-macam (orange, kuning, dadu, dsb.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis :Rasa pahit, astringen, netral, dan sedikit beracun (toxic). Bunganya dapat menghentikan pendarahan, batang dan daunnya sebagai anti pembengkakan dan anti radang.

Bagian yang dipakai : Seluruh tanaman, pemakaian segar.

Kegunaan : 

  1. Bunga : Functional uterine bleeding (Perdarahan menstuasi yang fungsionil).
  2. Batang : Hepatitis.
  3. Daun : Bisul, radang kulit bernanah (Piodermi), tersiram air panas, luka bakar.

Cara pemakaian : 

  1. Pendarahan menstruasi yang fungsionil (fungtional uterine bleeding)
    10-15 gr bunga segar kaktus pakis giwang ditambah dengan daging lalu rebus sebagai soup.
  2. Bisul, tersiram air panas, luka bakar, dan radang kulit bernanah
    Lumatkan daun kaktus pakis giwang segar, tambahkan gula merah secukupnya, lalu tempelkan pada tempat yang sakit.
  3. Hepatitis
    Rebus 9-15 gr batang kaktus pakis giwang segar lalu minum airnya.

 

PERHATIAN: bila timbul mencret yang berlebihan setelah minum obat ini, minumlah rebusan gancao sebagai antidote.

Leave a Reply