Direktori Tanaman Obat & Pengobatan

Jarak Ulung – Jatropha gossypifolia L.

Jarak Ulung - Jatropha gossypifolia L.
0

Jarak ulung masuk dalam familia Euphorbiaceae

Nama daerah : Jawa : jarak kosta merah, j. landi, j. cina (Jawa), kaleke bacu, k. jarak, k. jharak, k. jharat (Madura). Sumatera : jarak ulung (Lampung).

Nama asing : Cotton leafed, phisic nut.

Uraian tanaman : Tanaman ini umumnya tumbuh liar di tepi jalan, lapangan rumput atau disemak, pada tempat-tempat terbuka yang terkena sinar matahari di dataran rendah. Asalnya, dari Amerika Selatan. Perdu tahunan yang bercabang, getahnya bersabun. Batang berkayu, bulat, warnanya cokelat, banyak bercabang. Daun tunggal, bertangkai panjang, helaian daun bulat telur sungsang sampai bulat, berbagi 3-5, taju runcing, panjang 7-22 cm, lebar 6-20 cm, daun muda berwarna keunguan, daun tua warnanya ungu kecoklatan. Bunga majemuk  dalam malai rata bertangkai, berbentuk corong, kecil, warnanya keunguan, keluar dari ujung batang. Dalam satu pohon terdapat bunga jantan dan bunga betina. Buah berkendaga tiga, bulat telur, sedikit berlekuk tiga dengan 6 alur memanjang, warnanya hijau, bila masak menjadi hitam. Bijinya bulat, coklat kehitaman. Bijinya mengandung minyak. Bila diperas, minyak tersebut dapat digunakan untuk lampu.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis : Pencahar, meningkatkan napsu makan.

Kandungan kimia :

  1. Akar : Alkaloid
  2. Daun : Tanin, calcium oksala, sulfur, pecti substans.
  3. Batang : Tanin, sulfur.

Bagian yang dipakai : Daun, biji.

Kegunaan : 

  1. Daun :
    – Susah buang air besar.
    – Pembengkakan dan penyakit kulit.
    – Radang anak telinga.
    – Demam.
  2. Minyak dari biji :
    – Sembelit.
    – Perangsang muntah.
    – Lepra (Morbus Hansen).

Pemakaian : Pemakaian luar : Daun segar setelah dibersihkan lalu dilumatakan, dipakai untuk pemakaian setempat pada bengkak akibat terpukul, sakit kulit atau daun gondok, airnya dipakai untuk mandi pada penderita demam.

Cara pemakaian :

  1. Susah buang air besar :
    Daun segar sebanyak 3-4 lembar dicuci, olesakan minyak kelapa lalu dilayukan di atas api. Hangat-hangat ditempelkan pada perut. 
    Biji yang telah masak sebanyak 20 butir, dibakar. Tumbuk sampai halus, lalu dimakan.

Leave a Reply