Direktori Tanaman Obat & Pengobatan

Jarak – Ricinus communis Linn

Jarak - Ricinus communis Linn
0

Jarak masuk dalam familia Euphorbiaceae

Sinonim : R. inermis et lividus Jacq, R. speciosus Burm, R. viridis Willd, Coroton spinosa L.

Nama derah : Sumatra : golah (gayo), lulang (batak karo), dulang (batak toba) jarak (melayu), jarak, kalikih alang (minagkabau) jarag (lampung), dulang jai, lana-lana, lafandru, jarak jawa. Jawa : jarak jitun, kaliki (sunda) jarak (jawa), kaleke (madura), kaleke beritah (kangean). Sulawesi : malasai (mongondow), kalalae (tonsaw), alale (gorontalo), tangang0tangang jara (makasar), peleng kaliki jera (bugis), koloyan, kohongiang, karangean, saruangei, kilaloi, kilale, tilalongi, Nusatenggara : jarak (bali), tetanga (bima), lluluk (roti), lolo (sawu), paku penuai (timor), paku pluneh (timor) paku pluneh, paku ton, ketowang. Maluku : balavai tamekot (halmahera), balacai (ternate). balacai kadato, balacai dasawala, balacai jasowala, balacai roriha, balacai hohori, lutur bal.

Uraian tanaman : tumbuhan liar dihutan, tanah kosong, sepanjang pantai, atau ditanam sebagai komoditas perkebunan.  Dapat tubuh ditempat yang kurang subur asalkan pH tanahnya 6-7 dan drainase airnya baik, sebab akar jarak tidak tahan dengan genangan air. Jarak merupakan tanaman perdu yang tumbuh pada ketinggian antara 0-800 m di atas permukaan laut, tinngi 2-3 m, mudah di kembangkan dengan biji-bijian yang telah tua. Jarak adalah tumbuhan setahun (anual) dengan batang bulat, licin, berongga, berbuku-buku dengan tanda bekas tangkai daun yang lepas, warna hijau semburat warna tengguli. Daun tunggal, daun berseling, bangun daun bulat berdiameter 10-40 cm, bercangap menjari 7-9, ujung daun runcing, tepi bergigi, warna daun di permukaan atas hijau tua, permuakaan bawah hijau muda (ada varietas yang berwarna merah). Daun tangkai panjang berwarna merah tengguli, daun bertulang menjari. Bunga majemuk, berwarna hijau oranye, berkelmain satu. Buahnya berkumpul bulat pada satu tandan, berupa buah kendaga, dengan 3 ruangan, setiap ruang berisi satu biji. Buahnya mempunyai jari-jari yang lunak, berwarna hijau muda dengan rambut merah.

Sifat kimiawi dan farmakologis : 

  1. Biji : Rasa manis, pedas, netral. Biji segar sangat beracun, yang hilang dengan cara direbus selama 2 jam atau dengan pemanasan 100 derajat celcius selama 20 menit. Anti radang, pencahar (purgative actions), koreksi prolaps, anti-neoplasatik (anti kanker), menghilangkan racun (eliminates toxin).
  2. Akar : bersifat penenang, anti rheumatik.

Kandungan kimia :

  1. Biji : minyak ricinic 40-50 % dengan kandungan glyceride dari ricinoleic acid, isoricinoleic acid, oleic acid, linolecid acid, dan stearic acid. juga mngandunf ricinine, sejumlah kecil cytochrome C, lipase dan beberapa enzym. Disamping ricin D, dengan cara pemurnian bertingkat didapat acidic ricin dan basic ricin.
  2. Daun : Kaemferol-3-rutinoside, nocotiflorin, isoquercitrin, rutin, kaemprefol, quercetin, astragalin, reynoutrin, ricinne, vit C 275 mg %.
  3. Minyak : ricinoleid acid 80 %, palmitic acid, stearic adic, linoleic acid, linolenic acid, dihydroxystearic acid, triricinolein 68,2 %, diricinolein 28%, monoricinolein 2,9%, nonn ricinolen 0%.
  4. Akar : methytrans-2-decene-4,6,8-trinoated, 1-tridecene-3,5,7,9,11-pentyne, B-sitoterol.

Bagian yang dipakai : Biji, akar,daun, minyak dari biji.

Cara pemakaian

  1. Biji : kesulitan buang air besar (constipation), kanker kuliat rahim dan kulit ( carnsinoma of cervix and skin), visceropatosis,/ gastroptosis, kesulitan melahirkan dan retensi placenta/ari-ari (difficult labor and retention of placent), kelumpuhan otot muka (facial nerve paralysis, TBC kelenjar, bisul, koreng, scabies dan infeksi jamur. Juga dipakai pada bengkak (endema).
  2. Daun : koreng, eczema, gatal (pruritus), batuk sesak, hernia.
  3. Akar : rheumatic sendi, tetanus, epilepsi, bronchitis pada anak-anak, luka terpukul, TBC kelenjar, scherophrenia (gangguan jiwa)
  4. Minyak : constpasi, koreng, luka bakar.

Cara pemakaian : 

  1. Biji : Koreng : 20 biji dibuang kulitnya, dilumatkan menjadi bentuk bubur, ditambah sedikit garam dan dianduk rata. Tempel ditempat sakit 2x sehari.
    Prolapsus uterus dan retrum : lumatkan biji jarak dan dipakai pada titik Pai hiu yang terletak dikepala.
    Kesulitan melahirkan dan retensi placenta : lumatkan biji jarak dan ketitik akupuntur Yungchuan yang terletak di tengah-tengah telapak kaki.
    Kelemahan otot waja : Lumatkan biji jarak, tempelkan pada sendi mandibular dan lengkunagn mulut, 1x sehari selam 10 hari
    Kanker cervix : Saleb/cream berisi 3-5% ricin dan 3% dimethyl sulfoxide, dioleskan kanker cervix 1x /hari, 5-6x /minggu untuk 1-2 bulan. Dilakukan bersama-sama dengan penyinaran extracorporal.
    Efek samping : nyeri perut, gatal pada lubang kemaluan, gatal seluruh tubuh, eczema, biduran, srak, pembengkaan, larynx, gatal pada tenggorokan, pengelupasan kulit telapak tangan dan kaki, mengigil, demam, yang hilang dengan obat-onat symptomatik.
  2. Daun : Pemakain luar : direbus, airnya untuk cuci ayau dilumatkan, tempel.
    Bengkak : daun dikukus matang, dibungkus ditempat yang sakit,.
    Hernia : daun dan sedikit garam dilumatkan, tempelkan dititik tengah telapak kaki.
    Koreng : daun segar direndam air panas sampai lemas, tempelkan ke tempat sakit.
  3. Minyak : Constipasi : anak-anak 4 ml dan dewasa5-20 ml, minum pagi hari sewaktu perut kosong. Wanita hamil dan sedang haid dilarang minum (sebab kongesti ringan pada organ panggul)
  4. Akar : 15-30 gr, rebus atau ditim,  minum. Pemakaia luar : lumatkan, tempel.
    rheumatic :persendian, epilepsi (ayan) :15-30 gr akatr direbus, minum.
    pegal-pegal : lukaterpukul 9-12 gr akar kering, direbus.

Gejala keracunan : sakit kepala, muntah berak, panas, lekuositosis, gambaran darah putih bergeser kekiri, produksi kencing terhenti, keringat dingin, kejang-kejang, prostation, meninggal. Kematian dapat terjadi dengan menelan 20 biji jarak  pada oran dewasa dan 2-7 biji pada anak-anak. meghilangkan racunnya dengan cara memanaskan 100 derajat celcius atau lebih selama 20 menit atau direbus selama 2 jam. etapi khasiat anti kanker hilang dengan pemanasan.

Leave a Reply