Direktori Tanaman Obat & Pengobatan

Bunga Pagoda – Clerodendrum japonicum (thunb.) Sweet

Bunga Pagoda - Clerodendrum japonicum (thunb.) Sweet (He bao hua)
0

Bunga Pagoda masuk dalam familia Verbenaceae

Sinom : C. kaempferi (Jacq.) Sleb, C. paniculatum L, Volkameria japonica Thunb.

Nama daerah : Senggugu, tumbu raja (Bali). Pagoda flower (nama asing).

Uraian tanaman : Perdu meranggas, tinggi 1-3 m. Batangnya penuh dengan rambut halus. Biasa ditanam di taman-taman, pinggir jalan raya daerah luar kota, atau dipekarangan sebagai tanaman hias. Daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan, bentuknya bulat telur lebar, pangkal berbentuk jantung, daun tua mencangap menjari, panjang dpat mencapai 30 cm. Bunga majemuk yang terdiri dari bunga kecil-kecil yang berkumpul menjadi bentuk piramid, warnanya merah, keluar dari ujung tangkai. Buahnya bulat.

Sifat kima dan farmakologis :

  1. Akar : pahit, dingin, Anti radangl, peluruh kencing (diuretik), menghilangkan bengkak (anti-swelling) dan bekuan darah.
  2. Daun : manis, asam, agak kelat, netral. Anti radang, menghisap nanah.
  3. Bunga : manis, hangat.

Bagian yang dipakai : Akar, bunga dan daun. Akar dikeringkan.

Kegunaan untuk pengobatan tradisional :

  1. Akar : sakit pinggang (lumbago), ngilu pada rematik, sakit terpukul, TBC paru yang disertai batuk, batuk darah, wasir (hemirrhoid), disentri.
  2. Daun : untuk pemakaian luar pada bisul, koreng, luka terpukul.
  3. Bunga : penambah darah, keputihan, wasir, susah tidur.

Pemakaian :

    1. Akar : untuk minum : 30-90 gr, digodok atau dijadikan bubuk.
    2. Daun : pemakaian luar : daun segar dilumatkan, dibubuhi ketempat yang sakit.
    3. Bunga : untuk minum : 30-90 gr, digodok.
      pemakaian luar : bunga segar ditumbuk halus, air perasaannya untuk mengoleskan bagain yang sakit.

Cara pemakaian :

  1. wasir berdarah : 60 gr akar atau bunga, dimasak dengan usus sapi, makan.
  2. koreng, bisul : daun segar dicuci bersih lalu dilumatkan dengan madu, dibubuhkan pada tempat yang sakit.
  3. susah tidur : bunga atau akar dijadikan bubuk, dicampurkan arak manis, minum.

 

Leave a Reply