Direktori Tanaman Obat & Pengobatan

Buah Makasar – Brucea javanica (L.) Merr.

Buah Makasar - Brucea javanica (L.) Merr. (Ya dan zi)
0

Buah Makasar  masuk dalam familia Simaroubaceae

Sinom : B. amarissima Desv, B. gracilis DC, B. sumatrana Roxb, Gonus amarissima Lour, Lussa amarissima O. Ktze, Rhus javanica L.

Nama daerah : Sumtera : dadih-dadih, tamvar, sipago, t.sipogu t. bui, malur, sikalur, belur. Jawa : kendung peucang, ki padesa, kuwalot, trawalot, walot. Sulawesi : tambara marica.  Maluku :  nagas.

Uraian tanaman : perdu tegak menahun, tinggi kurang dari 3 m, berambut halus berwarna kuning. Tumbuh liar dihutan belukar, hutan jati, kadang ditanaman sebagai tanaman pagar dan terdapat 1-500 m diatas permukaan laut Daunnya majemuk menyirip ganjil, anak daun 5-13 yang letaknya berhadapan bertangkai, bentuk langset memanjang, ujung meruncing, pangkal berbentuk baji, pinggir bergerigi kasar, permukaan atas berwarna hijau permukaan berwarna hijau muda, panjang 5-10 cm, lebar 2-4 cm. Bunga berumah dua keluar dari ketiak daun dalam rangkaian berupa malai padat. Buahnya buah batu berbentuk bulat telur, panjang sekitar 8 mm, bila sudah masak warnanya hitam.  Di Indonesia buahnya disebut buah Makasar. Perbanyakkan dengan biji.

Sifat kimia dan farmakologis : rasa pahit, dingin, beracun, Membersihkan panas dan racun, anti disentri, anti malaria, mematikan parasit (parasiticidal).

Kandungan kimia : mengandung alkaloid : brucamarine, yatanine. Glukoside : brucealin, yatanoside. Phenol : brucenol, bruceolic acid. Bijinya mengandung brusatol, bruceine A, B, C, E, F, G, H. Daging buahnya mengadung minyak lemak, oleid acid, linoleic acid, stearic acid, palmitoleic acid.

Bagian yang dipakai : biji, daun, akar.

Kegunaan :

  1. Malaria
  2. Disentri amuba
  3. Wasir (hemorrhoid)
  4. Kanker esophagus, lambung, rectum, paru, cervix dan kulit
  5. Papiloma dari larynx, pita suara, liang telinga luar & gusi.

Pemakaian :

  1. Untuk minum : 10-15 biji (1,5-2 gr) di masukan kedalam buah Longan (Arillus Longan) atau dimasukan ke dalam kapsul, 2-3 kali perhari, sesudah makan.
  2. Pemakaian luar : untuk kutil (warts) dan mata ikan di kaki (corns). Daunnya dilumatkan untuk menghindari belatung, membersihkan panas dan racun, luka terpukul.

Cara pemakaian :

  1. Disentri amuba : 10-15 biji digiling halus, dimasukkan kedalam kapsul untuk sekali minum. Sehari 3 kali, selama 7-10 hari.
  2.  Disentri, air kemih dan tinja berdarah karena panas : 25 biji (maks 50 biji) digiling halus lalu dimasukkan kedalam kapsul, diminum bersama air gula putih.
  3. Malaria : 10 biji dimasukkan kedalam kapsul buah Longan, minum. Sehari 3 kali, setelah  hari ketiga takaran dikurangi setengah sendok selama 5 hari.
  4. Malaria : 15-20 gr akar digodok, minum.
  5. Wasir : 7 biji dilapisi buah Longan, telan.
  6. Keputihan karena Trichomonas : 20 biji digodok dengan 400 cc air bersih didalam pot tanah, sampai tersisa 100 cc, untuk cuci kemaluan (disemprotkan dengan alat), setiap kali 20-40 cc.
    Bila sakitnya ringan cukup satu kali, sedangkan kelainan yang berat dilakukan 2-3 kali.

Leave a Reply