Direktori Tanaman Obat & Pengobatan

Adas | Foeniculum vulgare Mill.

0

Di daerah, tumbuhan ini dikenal dengan nama adas manis, adhas kowei, adas pedas, hades, adase dan rempuse. Tumbuhan ini memiliki nama asing fennel. Simplisianya dinamakan Foeniculli herba atau oleum foeniculli.

Berbagai kandungan kimia yang terkandung di dalam tumbuhan ini telah diketahui, di antaranya: minyak terbang (0,3 – 6%); dengan kandungan anetol tinggi, zat pahit, fanhom, kamfen (tonik), dipenten, metil chavikol dan anis keton. Biasanya yang digunakan sebagai obat adalah buah dan seluruh tanaman.

Secara tradisional, tumbuhan ini memiliki sifat: rasa tajam, anti piretik, anti diare, dan mendorong keluarnya angin, obat perangsang (stimulansia), ekspektoran, dan pewangi.

Berikut di antara berbagai senyawa aktif yang terkandung di dalam tumbuhan ini beserta efeknya:

  • Kamfena/tonik (buah): merangsang timbulnya kejang.
  • Limonena (buah): menghambat jamur Candida albicans penyebab keputihan, merangsang peristaltik, menambah daya tahan tubuh, obat flu, anti kolinesterase.
  • 1,8 sineol (seluruh tanaman): mengatasi ejakulasi dini, merangsang ereksi, anestesi, merangsang keringat, penguat hepar, perangsang saraf pusat.
  • arginin/untuk suntik (buah): mencegah kemandulan, memperkuat daya hidup sperma.
  • betha sitosterol (buah): merangsang keluarnya hormon androgen, menghambat pengeluaran hormon estrogen, melemahkan potensi sperma, bahan baku pembuatan hormon steroid untuk KB.
  • dianethole (buah): merangsang keluarnya hormon estrogen.
  • rutin (buah): merangsang semangat dan gairah, menunda penuaan, menghambat pengeluaran enzim aldose-reduktase, fosfodiesterase, lipoksigenase.
  • stigmasterol (buah): merangsang hormon estrogen, merangsang terjadinya ovulasi, bahan baku hormon steroid (obat KB), antihepatotoksik.

Uji klinik/pra klinik:

  • Uji pra klinik oleh Pudjiastuti, Lucie W dan Wien Winarno (1998) menyatakan bahwa pemberian infus buah adas dosis 0,3 mg, 3 mg, dan 30 mg/10 g bb pada mencit dapat menyebabkan perpanjangan waktu tidur yang ditimbulkan oleh fenobarbital. Adas mempunyai efek sebagai obat tidur.
  • Uji pra klinik dilakukan oleh Nelli C.S. dan Endang E.W. (1998) membuktikan bahwa ekstrak adas yang diberikan kepada mencit dengan dosis per oral 1 g per kg bb selama tiga hari memiliki khasiat estrogenik.

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya:

  1. Mules. Dicampur tanaman obat lainnya.
  2. Sariawan. Dicampur tanaman obat lainnya.
  3. Batuk. Dicampur tanaman obat lainnya.
  4. Sebagai corrigens. Untuk memperbaiki rasa obat.
  5. Sebagai bahan pengawet makanan tanpa efek samping.
  6. Untuk campuran acar mentimun sehingga dapat dimakan oleh orang yang tidak tahan.
  7. Obat kuat (aprodisiak). Dicampur dengan tanaman obat lain.

 

Leave a Reply